PN Medan Tolak Prapradilan Empat Tersangka kasus Suap Gatot Pujo Nugroho

Kamis, Agustus 2nd 2018. | HUKUM, Medan | Dibaca : 27 Kali

Photo : Ilustrasi.- (net)

JAKARTA, WARTATODAY.COM – Pengadilan Negeri (PN) Medan menolak gugatan praperadilan yang diajukan empat tersangka dugaan penerima suap dari mantan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pudjo Nugroho.

Keempat mantan anggota DPRD Sumut tersebut adalah Washington Pane (WP), M Faisal (MFL), Syafrida Fitrie (SFE) dan Arifin Nainggolan (ANN). Mereka menggugat atas penetapan status mereka sebagai tersangka oleh KPK.

Hakim tunggal, Erintuah, dalam putusannya pada sidang yang digelar di PN Medan, Rabu (1/8/2018) menyatakan, tidak memiliki kewenangan untuk memeriksa dan mengadili permohonan praperadilan empat pemohon

“Berdasarkan pasal 77 KUHAP tentang kompetensi relatif dan juga mengacu kepada yurisprudensi dan pendapat para ahli hukum, maka hakim tunggal sidang praperadilan ini menyatakan, tidak memiliki kompetensi kewenangan relatif untuk memeriksa dan mengadili perkara ini,” kata Erintuah.

Dikatakan Erintuah, gugatan tersebut salah alamat. Dia menjelaskan, sesuai KUHAP, seharusnya pemohon melayangkan gugatan praperadilan ke wilayah di mana termohon berdomisili.

“Dalam hal ini yang memiliki kewenangan kompetensi relatif itu adalah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sesuai domisili termohon, dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi,” sebutnya.

Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik dan mengapresiasi keputusan Pengadilan Negeri Medan yang menolak gugatan praperadilan ke empat tersangka tersebut. “KPK menyampaikan terima kasih, dalam putusan sela yang dibacakan tadi pagi, hakim mengabulkan eksepsi KPK,” ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (1/8/2018).

Dikatkan Febri, sebelum ditolak, tim KPK sudah lebih dulu menyampaikan ketidakwenangan PN Medan mengadili gugatan praperadilan. Mengingat, gugatan praperadilan hanya bisa dilakukan oleh PN Jakarta Selatan.

“Sesuai kompetensi relatif keberadaan KPK, seharusnya persidangan dilakukan di PN Jakarta Selatan,” jelas Febri.

Febri mengatakan, dengan ditolaknya praperadilan tersebut, penyidik akan fokus melanjutkan penyidikan terhadap 38 tersangka anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan/atau 2014-2019. “Kami ingatkan agar jika tersangka dipanggil dapat memenuhi panggilan penyidik dan hadir di kantor KPK,” tegasnya.

Sebelumnya gugatan praperadilan ini diajukan ke empat tersangka tersebut melalui kuasa hukumnya dengan beberapa dalil, diantaraya merasa tidak menerima apa pun, baik bentuk tanda terima kwitansi dan bukti transfer. Kuasa hukum mereka juga mennyebutkan, penetapan status tersangka kliennya sangat janggal dan tidak memenuhi unsur hukum berupa dua alat bukti yang berkesesuaian antara satu dengan yang lainnya. Namun KPK menyatakan telah bukti permulaan yang cukup.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan 38 anggota DPRD Sumut periode 2009-204 dan atau periode 2014-2019 sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho. Dari jumlah 38 itu, bebetmraoa orang diantaranya juga sudah ada yang ditahan KPK.- (ROL/red)

print

Sharing is caring!

tags: , , , , , ,

Related For PN Medan Tolak Prapradilan Empat Tersangka kasus Suap Gatot Pujo Nugroho