TEBINGTINGGI,WARTATODAY.com – Dalam rangka memperkuat ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 H, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tebing Tinggi menggelar kegiatan tadarus Al-Qur’an, dan ceramah agama di Gedung Hj Sawiyah Nasution, Senin (2/3/2026).
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi, sekaligus memperdalam nilai-nilai spiritualitas bagi TP PKK di Kota Tebing Tinggi.
Acara dihadiri langsung Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi, Ny Hj Susmira Wanti Iman Irdian Saragih, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ny Afrida Erwin Suheri Damanik.
Ny Hj Susmira Wanti menekankan, bahwa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan harus dimaknai sebagai “madrasah” atau tempat belajar bagi jiwa.
Ia mengingatkan bahwa peran ganda wanita sebagai pendamping suami dan pendidik anak seringkali menguras energi fisik maupun batin.
“Di tengah kesibukan kita sebagai pendamping suami, pendidik anak-anak, dan penggerak masyarakat, hati terkadang menjadi lelah dan kering. Oleh karena itu, kegiatan tadarus Al-Qur’an ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi ruang untuk mengisi ulang energi spiritual agar tetap mampu menjadi tiang keluarga yang tangguh, sabar, dan penuh kasih,” ujar Susmira Wanti.
Sementara itu, Al-Ustadz Ismail Al-Banjari dalam tausiyahnya memaparkan, bahwa esensi puasa tidak hanya terletak pada menahan haus dan lapar, tetapi juga pada kemampuan menjaga hubungan baik antar sesama manusia (hablum minannas) dan meningkatkan kualitas iman secara personal.
Kegiatan juga diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, yang dibacakan secara bergiliran oleh para peserta menambah kekhusyukan acara.
Antusiasme masyarakat yang hadir mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat, di tengah bulan yang penuh ampunan ini.
Melalui kegiatan ini, Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi berharap seluruh anggota dan masyarakat dapat menjadikan Ramadhan sebagai bulan penuh berkah, sekaligus memperkuat peran PKK dalam membina keluarga yang religius, harmonis, dan berdaya.
Kegiatan juga diikuti jajaran pengurus TP PKK dari tingkat kota hingga kelurahan, pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta tokoh masyarakat setempat. (archa)
