SERGAI,WARTATODAY.com – Tim Investigasi DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia [AKPERSI] Sumatera Utara melakukan pantauan langsung ke lokasi jalan yang hancur dan dipenuhi kubangan air, di Dusun 6 Desa Penggalangan, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (29/10/2026)
Berdasarkan hasil investigasi lapangan, ditemukan fakta bahwa kondisi jalan penghubung dari Dusun 6 menuju Dusun 12 Desa Penggalangan mengalami kerusakan cukup parah. Jalan terlihat berlubang dan tergenang air dengan kedalaman bervariasi antara 20 cm hingga 30 cm di beberapa titik sepanjang jalur tersebut.
Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan mengingat infrastruktur jalan merupakan sarana vital dan urat nadi mobilitas masyarakat, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun akses kesehatan.
Salah seorang warga pengguna jalan yang ditemui di lokasi berharap adanya perhatian serius dari pemerintah.
“Jalan ini setiap hari kami lewati. Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air, sangat berbahaya. Kami berharap pemerintah kabupaten bisa melihat langsung kondisi kami di sini,” ujar warga.
Atas temuan tersebut, DPD AKPERSI SUMUT secara konstruktif mendorong dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya Bupati Serdang Bedagai dan Dinas PUPR serta Dinas terkait yang berkompeten, untuk dapat turun langsung ke lokasi guna melakukan pengecekan dan asesmen teknis.
Ketua DPD AKPERSI SUMUT menegaskan, rilis ini dibuat sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial pers yang konstruktif sesuai amanat undang-undang.
“Kami tidak dalam rangka menyudutkan pihak manapun. Prinsip kami adalah jurnalisme solusi. Kami menemukan fakta di lapangan, kami sampaikan secara berimbang dengan harapan ada tindak lanjut perbaikan demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan, karena Infrastruktur yang baik adalah hak masyarakat,” tegas Jon Alba Ketua DPD AKPERSI SUMUT.
Pihaknya berharap, melalui sinergi antara pers, masyarakat, dan pemerintah, perbaikan infrastruktur di Desa Penggalangan dapat segera masuk dalam skala prioritas pembangunan.
Hingga berita ini dirilis, tim masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas PUPR Kabupaten Serdang Bedagai, untuk mendapatkan informasi terkait status ruas jalan tersebut dan rencana penanganannya. (tim)
