Sudah Pensiun, Mantan Kasek SDN 116256 Cairkan Dana BOS di Bank Sumut

AEK KANOPAN, WARTATODAY.COM – Meski sudah pensiun, Sunarsih, mantan Kepala Sekolah (Kasek) Dasar Negeri 116256 Sukasari Desa Suka Rame, Kecamatan Kualuh Hulu, masih berani menabrak aturan dengan melakukan pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) milik sekolah yang pernah dipimpinnya itu. Dana BOS yang dicairkan ini adalah untuk periode triwulan kedua di tahun ini.

Tanpa sepengetahuan Suhari, kepala sekolah saat ini, Sunarsih mencairkan Dana BOS tersebut di Bank Sumut Cabang Aek Kanopan, pekan lalu. Tak diketahui pasti apa yang menjadi motivasi Sunarsih mencairkan uang tersebut, karena pada saat melakukan pencairan itu, Sunarsih tidak lagi tercatat sebagai kasek di SDN 116256.

Informasi diperoleh, pasca pergantian kepala sekolah beberapa bulan lalu, Suhari sebagai kepala sekolah baru telah meregistrasi spesimen tanda tangannya ke Bank Sumut. Tak lama setelah itu, pada periode triwulan pertama, Suhari pun mencairkan Dana BOS untuk sekolah yang baru dipimpinnya tersebut. Kejanggalan pun muncul di pencairan Dana BOS triwulan kedua. Di triwulan ini, justru Sunarsih yang telah pensiun inilah yang mencairkan Dana BOS itu di Bank Sumut.

Suhari, saat dikonfirmasi melalui ponselnya membenarkan kejadian ini. Suhari mengatakan bahwa persoalan itu telah diselesaikan dengan cara baik-baik. Ia mengatakan bahwa tidak ada lagi yang harus dipermasalahkan dalam hal itu.

“Sudah selesai itu, Pak. Hanya ada sedikit kesalahan dalam penggunaan stempel sekolah, antara stempel baru dan yang lama. Intinya masalah itu udah selesai dan kita udah bersalaman untuk menyelesaikannya, ” papar Suhari.

Ditanya terkait kemungkinan adanya upaya pemalsuan tanda tangannya oleh Sunarsih dan bendahara sekolah, Suhari tidak bisa memastikannya. Namun ia sangat yakin bahwa tanda tangannya tidak dipalsukan sama sekali oleh Sunarsih.

Sekretaris Dinas Pendidikan Labura, Mujiono yang ditemui di ruangan kerjanya, 1/7, tidak banyak berkomentar. Mujiono berkelit bahwa persoalan itu bukanlah merupakan kewenangannya. “Silahkan tanya ke manager BOS saja, dia yang lebih tahu mekanisme pencairan Dana BOS, ” kata Mujiono, singkat.

Manager BOS, Soambangon Harahap yang coba ditemui wartatoday.com, tidak berhasil ditemui. Pria yang juga merupakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar di Dinas Pendidikan Labura ini, oleh staf di kantornya disebutkan sedang ada urusan keluar kantor.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut Aek Kanopan, Novrial Siregar yang dikonfirmasi melalui wakilnya, Surya, menjelaskan bahwa pencairan itu telah sesuai prosedur bank.

“Semua sudah sesuai prosedur, karena Sunarsih mencairkannya dengan menggunakan giro. Kepala sekolah yang baru memang sudah mendaftarkan spesimen tandatangannya, tapi belum sempat mengganti gironya. Hal inilah yang membuat kita berpikir tidak ada masalah dalam pencairan Dana BOS itu, ” terang Surya, sembari mengatakan bahwa persoalan itu telah diselesaikan dan uang yang sudah sempat diambil itu telah dikembalikan Sunarsih ke rekening Dana BOS SDN 116256. (renz)

print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *