Pemuda Diharapkan Kreatif dan Inovatif

RAGAM, SUMUTDibaca : 53 Kali

MEDAN, WARTATODAY.COM – Para pemuda Sumatera Utara (Sumut) diharapkan dapat kreatif, inovatif dan terus berkarya demi kemajuan negara khususnya Provinsi Sumut. Apalagi di era perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat saat ini, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menerima audiensi dari Komisariat Daerah Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) di Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Selasa (28/1/2020)

“Ayo berbuat, silahkan anda berkarya dengan baik. Buat Sumatera Utara ini besar, rakyatnya sejahtera, sesuai dengan cita-cita nasional kita,” kata Gubernur.

Menurut Edy para pendahulu mendirikan negara dengan idealisme dan mengesampingkan kepentingan pribadi. Hal tersebut perlu dicontoh para pemuda dalam berkarya dan membangun negeri ini khususnya Provinsi Sumut.

“Nasib negara ini nantinya ada di pundak anda. Jangan mau dibawa ke sana – ke sini untuk kepentingan segelintir orang. Jangan ada terkotak-kotak, dahulukan kepentingan bangsa khususnya Sumatera Utara ini,” ujarnya

Mengenai keberagaman, Gubernur mengharapkan organisasi pemuda atau mahasiswa seperti PMKRI tidak memandang sesuatu dari satu sudut pandang saja, namun harus dilihat secara objektif. “Jangan memandang seseorang hanya dari latar belakangnya apa. Namun pandanglah dari sudut pandang apa yang telah ia lakukan demi orang banyak,” ujar Gubernur.

Komisaris Daerah PMKRI Sumbagut Parno Mahulae mengatakan, maksud dan tujuan bertemu Gubernur untuk bersilaturahmi dengan orang nomor satu di Sumut itu. Selain itu, PMKRI Sumut juga akan mengikuti Kongres Nasional di Ambon, Maluku pada Februari 2020. Dalam pertemuan itu Gubernur memberikan bimbingan dan arahan kepada para Pengurus PMKRI.

“Kita mengharapkan Pak Gubernur dapat memperhatikan pemuda-pemudi dan PMKRI agar kita dapat kreatif dan mengeluarkan gagasan untuk Sumut yang lebih maju. Kita memerlukan gagasan persatuan,” kata Parno.-(rel)

print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *