oleh

Bupati Sergai Ingatkan Peserta Nasyid Lomba Bukan Sekedar Juara

-RAGAM, Serdang Bedagai-Dibaca : 291 Kali

SEI RAMPAH, WARTATODAY.COM – Kepada 54 orang peserta dan 10 orang official Seleksi Seni Qasidah/Nasyid XVI Provsu Tahun 2018,Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman mengingatkan untuk tidak semata ingin memperebutkan gelar juara tetapi sebagai upaya untuk bersinergi antara masyarakat dan Pemkab Sergai dalam melestarikan budaya bangsa khususnya seni Qasidah/Nasyid.
Hal tersebut dikatakannya saat pelepasan Peserta Seleksi,Senin (26/11) di Aula H. T. Rizal Nurdin kompleks kantor Bupati Sergai di Sei Rampah.

Asisten Ekbangsos Ir. H. Kaharuddin mewakili Bupati mengatakan, seleksi Nasyid  XVI yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) merupakan salah satu upaya dan sarana meningkatkan pembinaan kesenian dan kebudayaan islami, sehingga dapat membentengi budaya bangsa dari pengaruh negatif budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan moral.

Dikatakan Bupati keikutsertaan Sergai dalam seleksi ini bukan semata ingin memperebutkan gelar juara tetapi sebagai upaya untuk bersinergi antara masyarakat dan Pemkab Sergai dalam melestarikan budaya bangsa khususnya seni Qasidah/Nasyid. Semangat berkompetisi ini harus terus dipupuk dan dikembangkan sampai kepada generasi berikutnya sehingga seni Qasidah dapat terus eksis sepanjang zaman.

Meraih gelar juara bukan tujuan akhir dari even ini. Yang lebih penting adalah bagaimana seni Qasidah dapat berkembang luas di masyarakat dan menjadi gaya hidup khususnya di kalangan generasi muda Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, tandasnya.

Bupati Soekirman juga berpesan kepada seluruh peserta agar menampilkan kemampuan terbaik serta tetap menjaga sportifitas dan kesehatan selama pelaksanaan seleksi berlangsung.

Sementara itu Sudarno, S.Sos menyampaikan laporan kegiatan bahwa kegiatan seleksi seni Qasidah/Nasyid XVI Provsu Tahun 2018 memiliki maksud dan tujuan mengembangkan seni budaya yang islami untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Diawali dengan pemusatan latihan pada tanggal 30 Agustus sampai 3 September 2018 lalu, kemudian dilanjutkan dengan seleksi mulai tanggal 26 November sampai 1 Desember 2018 di Asrama Haji Medan,pungkasnya.(ARM)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed