Dewan Penasehat Prihatin DPD- BKPRMI Sergai Terancam Bubar

SERGAI,WARTATODAY.com – Penasehat Dewan Pimpinan Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia ( DPD- BKPRMI) Serdang Bedagai (Sergai), H.Efendi Lubis, didampingi Ketua Majelis Pertimbangan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (MPD-BKPRMI) Sergai, H.Andi Ginting SP, mengaku sangat prihatin, meski ketua nya dinilai telah gagal dalam memimpin dan memajukan organisasi BKPRMI Sergai tetap saja ngotot maju pimpin Dua Periode.

Hal ini diungkapkan H Efendi Lubis usai kegiatan Urun Rembuk bersama Sekretaris MPW Sergai Firman Hanafi, S.Pd.I, Bendahara MPW DPD- BKPRMI Sergai Teguh Afianto ST, Ketua Umum DPW- BKPRMI Provinsi Sumatera Utara Ustad Syafrijal, S.Pd.I, Ketua MPD-DPW BKPRMI Sumut, Ketua DPD-BKPRMI Kota Pematang Siantar, Minggu (19/4) sore di Caffe Lups Star KM.12. Jalan Negara Tebingtinggi- Medan , Kecamatan Sei Rampah Serdang Bedagai.

Kepemimpinan DPD- BKPRMI Sergai saat ini di jabat Rusman Efendi Sinaga sesuai SK-Dewan Pimpinan Pusat (DPP-BKPRMI), bahwa untuk BKPRMI Sergai sesuai SK DPW sudah mendekati masa akhir jabatan periode 2022- 2026 hanya hitungan hari saja.

Menurut Efendi Lubis, sesuai hasil evaluasi MPD-BKPRMI Sergai Kondisi Organisasi BKPRMI Sergai Periode 2022 – 2026 di bawah kepemimpinan Rusman Efendi Sinaga, mengalami kolaps hidup segan mati tak mau, padahal periode sebelum nya BKPRMI Sergai merupakan organisasi mandiri yang telah berbuat untuk kemaslahatan umat, menjadi organisasi yang diperhitungkan dan berkibar penuh semangat merupakan kebanggan daerah dan mendapat tempat dihati masyarakat luas.

Di era sebelum nya DPD- BKPRMI Sergai merupakan organisasi yang mandiri, atas upaya pihak pengurus lama yang hanya satu periode karena jatuh sakit, dengan penuh keakraban dan rasa persaudaraan dengan harapan BKPRMI Sergai kedepan lebih maju sukses dan berkembang, kemudian melepaskan menyerahkan kepengurusan kepada Ketua Periode 2022- 2026 yakni Rusman Efendi Sinaga seiring terealisasinya bantuan dana dari Pemkab Sergai buat DPD-BKPRMI sebesar Rp.100.juta rupiah, terkesan saat itu Rusman Efendi Sinaga yang dimunculkan tiba tiba tanpa perjuangan ibarat mendapat durian runtuh, ujar Efendi Lubis.

Menurut penasehat DPD-BKPRMI Sergai H.Efendi Lubis, kondisi masa depan organisasi BKPRMI Sergai dipimpin Ketua Rusman Efendi Sinaga, yang telah dievaluasi tim MPD- BKPRMI Sergai dinilai gagal, terkesan kolaps hidup segan mati tak mau, dan nyaris tidak berbuat aneh nya walaupun sudah menerima dukungan dana Pemkab Sergai sebesar Rp.100.juta, sangat bertolak belakang dengan kinerja pengurus sebelum nya yang bekerja mandiri penuh semangat kebersamaan.

Urun Rembug berkaitan membenahi kembali DPD- BKPRMI Sergai agar kembali berkibar di Serdang Bedagai yang di juluki Tanah Bertuah.Negeri Beradat, berlangsung serius namun santai.

Ketua Umum DPW-BKPRMI Sumut Ustad Syafrijal S.Pd.I, mengajak Ketua DPD-BKPRMI Sergai Risman Efendi Sinaga yang merupakan guru SMP ASN di Pemkab Sergai untuk bernostalgia mengenang keakraban bagaimana Risman Efendi Sinaga menerima mandat sebagai Ketua BKPRMI Sergai, yang tanpa perjuangan.namun dilihat secara nyata bahkan dari hasil evaluasi MPW- BKPRMI kinerjanya dinilai gagal sehingga organisasi BKPRMI di Serdang Bedagai Kolaps.hidup segan mati tak mau.

Ketua Umum DPW- BKPRMI Sumut melihat faktor kegagalan disinyalir Rusman Efendi Sinaga disibukkan tugasnya sebagai Guru yang merupakan ASN dan saat ini mungkin disibukkan juga untuk mengelola MBG milik nya yang merupakan program penting pemerintah pusat.

Untuk membenahi hal nya pihak DPW-BKPRMI Sumut juga harus terlibat sehingga secara hormat dan penuh rasa persaudaraan melalui urun rembug ini agar Rusman Efendi Sinaga dapat legowo berlapang hati, melihat kondisi BKPRMI Sergai dibawah kepemimpinan nya yang jadi babak belur dan tidak mampu berbuat sepert masa jaya nya.ujar Ketum DPW- BKPRMI Sumut Ustad Syafrijal S.Pd.I.

Secara gamblang Rusman Efendi Sinaga mengatakan siap bertarung akan memimpin DPD-BKPRMI Sergai untuk periode ke dua tanpa menyadari kondisi BKPRMI Sergai saat ini ibarat kerakap tumbuh dibatu hidup segan mati tak mau.

Meski sudah berbagai saran catatan evaluasi masukan yang disampaikan, melalui urun rembug namun Rusman Efendi Sinaga tetap ngotot bersikukuh merasa penuh yakin karena disebut sebut ada orang dekat nya dan berpengaruh yang bisa memback up nya, maju ke periode selanjutnya, dan akhirnya urun rembug menemui jalan buntu tidak mencapai kesepakatan.(r-3)

print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *