SERGAI,WARTATODAY.com – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Ir Loso Mena dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), laksanakan Reses ke III masa sidang II Tahun 2005-2006, di 8 titik dari 10 titik lokasi yang sudah dilaksanakan.
Kegiatan reses menampung aspirasi warga masyarakat, terutama para simpatisan pendukung tersebut dimulai Minggu (17/5/2026) hingga Selasa (26/5/2026) di beberapa desa di kecamatan yakni Desa Pegajahan dan Desa Bingkat, Desa Petuaran Hilir, dan Desa Suka Sari di Kecamatan Pegajahan Sergai, Desa Rambung Sialang Tengah dan Desa Silau Rakyat di Kecamatan Sei.Rampah, juga Desa Adolina dan Desa Melati di Kecamatan Perbaungan Sergai.
Loso Mena yang juga wakil ketua DPW PKB Sumut sambangi dan menyapa masyarakat sekaligus bersilaturahmi, menyerap Aspirasi masyarakat terkait berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat, dari mulai masalah sosial, Kesehatan, Pendidikan, Pertanian, lingkungan hidup, dan Infra struktur.
Antusias warga mengikuti acara reses begitu tinggi,ini dibuktikan dengan jumlah peserta yang hadir pada setiap acara, dan banyaknya pertanyaan, usulan dan keluhan, yang disampaikan. Semuanya dibahas dengan menyeimbangkan keuangan provinsi, tidak memberi janji janji yang tidak pasti, atau janji muluk.
Pada kesempatan itu juga Loso Mena selalu mengundang anak yatim dan duafha untuk diberikan santunan tali asih di setiap titik (tempat) yang dikunjungi, sambil mengajak masyarakat untuk terus mendukung progran Presiden RI
Diungkapkannya bahwa, Kabupaten Serdang Bedagai sangat merespon program presiden tersebut, saat ini di Serdang Bedagai sudah mempunyai 66 dapur SPPG sudah aktip dalam rangka memenuhi kebutuhan gizi generasi bangsa saat mengenyam pendidikan, menuju generasi yang cerdas dalam rangka menuju Indonesia emas.
Begitu juga dengan program Koperasi Desa Merah Putih, yang sudah hampir merata di bangun di setiap desa di Serdang Bedagai, diharapkan agar KDMP nantinya sebagai pelopor, dapat memberdayakan ekonomi kerakyatan dan memperkuat kemandirian masyarakay pedesaan , karena KDMP di rancang untuk kedaulatan pangan dan energi, jelas Ir.Loso Mena.
Terkait program Sekolah Rakyat, yang pembangunan nya hampir rampung di Serdang Bedagai, Ir Loso mengajak masyasarakat untuk mensosialisasikan keberadaan dan syarat bisa menjadi siswa/ siswi di sekolah rakyat tersebut.
Sekolah rakyat dapat memutus mata rantai kemiskinan ekstrim dengan memberikan akses pendidikan gratis ,inklusip, yang di asramakan peruntukanya bagi anak anak keluarga rentan.
Dari beberapa pertanyaan dan usulan warga masyarakat semuanya di tampung dan dicatat akan disusun ke dalam dokumen pokok pokok pikiran (POKIR), kemudian dibawa dalam rapat paripurna dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera utara untuk dimasuk kan kedalam APBD Provinsi Sumatera Utara. (r-3).
