oleh

DPC FKDT Kota Tebing Tinggi Gelar Muscab Perdana

-RAGAM, Tebing Tinggi-Dibaca : 19 Kali

TEBINGTINGGI, WARTATODAY.COM – Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kota Tebingtinggi, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-I Tahun 2022, Kamis (22/9/2022) di Gedung Hj Sawiyah, Jalan Sutomo Tebingtinggi.

Muscab perdana FKDT Kota Tebingtinggi tersebut turut dihadiri, Pj Wali Kota Tebingtinggi, Muhammad Dimiyati, Ketua DPRD, Basyaruddin Nasution, Ketua DPW FKDT Sumut, Suriadi, Ketua MUI, H Akhyar Nasution, Pengurus beserta anggota Muscab FKDT Tebingtinggi.

Pj Wali Kota Tebingtinggi, Muhammad Dimiyathi menyebutkan bahwa, pendidikan dasar agama yang dilaksanakan di sekolah madrasah masih tetap diperlukan oleh anak-anak, untuk membentuk generasi yang tangguh dan islami.

Dimiyathi menyampaikan, seiring dengan perubahan zaman dan perubahan pola pikir, tantangan madrasah saat ini kian hari semakin besar. Dahulu, pentingnya pendidikan madrasah terbukti dengan kepedulian para orang tua melanjutkan pendidikan anaknya dimadrasah usai pulang sekolah.

“Kita memang sangat berharap pendidikan formal bisa seiring dan sejalan, apalagi pendidikan keagamaan. Perkembangan pengetahuan umum, timpang dengan pendidikan agama. Ini kita khawatirkan menghasilkan generasi muda yang tidak islami dan tidak tangguh nantinya,” ucap Dimiyathi.

Oleh karena itu kata Dimiyathi, untuk membangkitkan ini kembali memang semua lini harus bergerak, dan memberikan pencerahan. Kita mohon bantuan dari MUI melalui ceramah-ceramah para ustad nantinya, bahwa anak-anak masih perlu pendidikan dasar-dasar keagamaan melalui madrasah, baik itu melalui pendidikan formal di sekolah, harapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Tebingtinggi, Basyaruddin Nasution mengucapkan selamat bermusyawarah kepada FKDT Tebingtinggi. Mudah-mudahan nantinya bisa melahirkan satu hasil musyawarah yang diberkahi oleh Allah SWT. Tentunya banyak ‘Pekerjaan Rumah’ dihadapan kita, termasuk mensejahterakan para guru kita di madrasah.

“Kita berharap nantinya forum ini menjadi jembatan antara FKDT, antara diniyah-diniyah di Tebingtinggi, dengan pemerintah kota. Legalitas sekolah juga perlu menjadi perhatian FKDT dan ini perlu disosialisasikan, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi jika ingin membuka sekolah,” kata Ketua DPRD.

Sebelumnya Ketua DPW FKDT Sumut, Suriadi menyampaikan, FKDT ini kita berjuang untuk ummat, bukan berjuang untuk kepentingan pribadi, niat ini harus diluruskan. Jadi pesan kami kepada FKDT Tebingtinggi kiranya teruslah dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota dan Kementerian Agama Kota Tebingtinggi.

Dibeberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara perhatian pemerintah daerah itu berbeda-beda. Namun rata-rata telah ada intensif yang diberikan kepada guru-guru Diniyah. Dan ini adalah wujud kepedulian dari pemerintah kepada guru-guru Diniyah, dan itu yang kami sangat harapkan, jelas Suriadi.

Suriadi juga berharap kepada DPC FKDT Kota Tebingtinggi harus bisa aktif untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh DPW FKDT Sumut, menindaklanjuti kegiatan yang diamanatkan oleh FKDT Pusat, seperti ujian bersama, satukan kurikulum, kegiatan jangka panjang seperti Porsadin sebagai ajang kreatifitas siswa Diniyah, tegasnya.

Ketua FKDT Kota Tebingtinggi H Aznam Siregar dalam sambutannya menjelaskan, FKDT Kota Tebingtinggi hari ini melaksanakan Muscab yang pertama, setelah lebih kurang lima tahun berkiprah. Tentunya kami atasnama DPC FKDT Kota Tebingtinggi mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota dan semua yang berhadir hari ini.

“Kami yakin dan percaya bahwa dalam pelaksanaan Muscab ini, banyak hal kekurang sempurnaan. Kita berharap dan berdoa agar pelaksanaan Muscab yang pertama ini dapat terselenggara dengan sebaik-baiknya, dengan harapan FKDT periode kedepan tentu lebih baik lagi dari periode sebelumnya,” singkat Aznam.

Berdasarkan hasil Muscab Ke-I DPC FKDT Kota Tebingtinggi, telah diputuskan secara aklamasi ketua lama H Aznam Siregar kembali dipercaya memimpin FKDT di Tebingtinggi periode 2022-2027. Keputusan ini berdasarkan jumlah 6 suara yang terdiri dari 5 suara mewakili kecamatan dan 1 dari perwakilan pengurus kota, seluruhnya secara aklamasi memilih Aznam Siregar.

Ketua DPW FKDT Sumut Suriadi saat menutup Muscab FKDT Tebingtinggi berharap kepada ketua yang baru terpilih untuk dapat menyusun unsur kepengurusannya sesuai waktu yang disepakati yakni paling lambat 2 minggu kedepan. (red)

Keterangan gambar

Pj Wali Kota Tebingtinggi sampaikan anak-anak calon generasi muda tetap memerlukan pendidikan dasar keagamaan. (wartatoday.red)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.