oleh

Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Di Tebingtinggi Tinggal 7 Orang

-Tebing Tinggi-Dibaca : 6 Kali
Kadis Kominfo Tebingtinggi Dedi Parulian Siagian

TEBINGTINGGI, WARTATODAY.COM – Perkembangan Kasus Covid-19 di kota Tebingtinggi terus terkendali, Hingga Minggu, 20 Desember 2020 kasus Konfirmasi positif tinggal Tujuh orang.

Hal tersebut disampaikan Jubir bicara Pemerintah Kota Tebingtinggi yang juga Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagaan dalam keterangan persnya yang diterima Wartawan, (Minggu (20/12/2020).

Atas Penurunan ini, Dedi mengatakan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi yang masih tetap mematuhi protokol kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19.

“Semua ini berkat disiplinnya masyarakat Kota Tebingtinggi dalam menjaga protokol kesehatan. Kita harapkan, masyarakat bisa mematuhi kembali protokol kesehatan tersebut,” ujar Dedi Siagian.

Namun, lanjutnya, masyarakat harus tetap waspada, karenanya Pemko Tebingtinggi mengingatkan agar masyarakat harus tetap mematuhi 3M, memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Apabila hal tersebut tetap dilaksanakan, maka angka terkonfirmasi positif Covid-19 akan terus bisa ditekan.

“Masyarakat jangan terlena dengan pandemi Covid-19 ini, tetap patuhi yang menjadi peraturan pemerintah yang telah ditetapkan untuk menjaga masyarakatnya agar jangan terpapar,” pesannya.

Menyinggung rencana dibukanya sekolah pada tahun 2021 untuk sekolah tatap muka, menurut Dedi, hal itu masih dilakukan kajian oleh Pemerintah Kota Tebingtinggi karena masih banyak tahapan dalam dilakukannya sekolah tatap muka, dimana harus ada kesiapan sekolah dalam memenuhi protokol kesehatan dan guru-guru juga harus bebas dari paparan pandemi Covid-19.

Berasarkan Data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Tebingtinggi untuk tanggal 20 Desember 2020, tercatat, terkonfirmasi positif Covid-19 ada 7 kasus, Sembuh 171 kasus, meninggal sebanyak 12 kasus, suspec sebanyak 4 kasus dan habis masa pantau selama 14 hari ada sebanyak 2.254 orang.- (js)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed