Pasutri Kembali Positif Covid-19 di Tebing Tinggi

Tebing Tinggi30 Dibaca
Kadis Kesehatan selaku Juru bicara GTPP Covid-19 Pemko Tebing Tinggi dr Nanang Fitra Aulia saat dikonfirmasi diruang kerjanya.(wartatoday/Ismail Batubara)

TEBING TINGGI, WARTATODAY.COM – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pemko Tebing Tinggi kembali melaporkan pasangan suami istri (Pasutri) terkonfirmasi Positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Kadis Kesehatan selaku Juru bicara GTPP Covid-19 Pemko Tebing Tinggi dr Nanang Fitra Aulia saat dikonfirmasi wartatoday, Selasa (21/7/2020) diruang kerjanya menjelaskan hari ini terhitung Selasa 21 Juli 2020 pukul 10.00 Wib jumlah pasien terkonfirmasi positif covid berdasarkan hasil pemeriksaan swab test.

” Pasien awalnya ada keluhan demam disalah satu rumahsakit di Tebing Tinggi. Lalu dilakukan pemeriksaan rapid test terhadap pasutri tersebut dan hasilnya reaktif, diteruskan pemeriksaan swab dan hasilnya hari ini terkonfirmasi positif “, ujar Nanang Fitra.

Nanang Fitra menjelaskan, kedua pasien tersebut saat ini sedang dilakukan rujukan kesalah satu rumah sakit di Medan untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Mereka merupakan warga Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi.

Dengan bertambahnya jumlah pasien positif hari ini maka untuk Kota Tebing Tinggi kasus positif covid-19 yang terkonfirmasi berdasarkan hasil swab berjumlah 19 orang dengan rincian, 14 kasus masih dalam perawatan, 4 kasus dinyatakan sembuh dan 1 kasus dikonfirmasi meninggal dunia.

Terkait kasus yang meninggal telah dilakukan proses kremasi malam itu juga di Yayasan Yasobas di Kecamatan Padang Hilir Tebing Tinggi. ” Saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan orang-orang yang melakukan kontak terhadap pasien untuk mengetahui apakah ada klaster baru di kota ini “, kata Nanang Fitra.

Sehubungan dengan meningkatnya kasus positif di Kota Tebing Tinggi, dr Nanang Fitra Aulia menghimbau kepada warga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap patuhi protokol kesehatan terutama wajib pakai masker. ” Peningkatan kasus positif ini bukan mengada-ngada, kita tidak tau siapa yang menularkan, mari kita ikuti protokol kesehatan yang ada “, harap Nanang. (ibb)

print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *