oleh

Satgas Kota Tebing Tinggi Pantau Penanganan Covid-19 di Cafe dan Supermarket

-RAGAM, Tebing Tinggi-Dibaca : 18 Kali

TEBINGTINGGI, WARTATODAY.COM – Tim Sosialisasi Pencegahan Penyebaran Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tebingtinggi mengunjungi ruang publik terdiri dari cafe dan supermarket.

Adapun cafe dan supermarket yang dikunjungi Tim Sosialisasi terdiri dari aparat Diskominfo Tebingtinggi,  Satpol PP, Koramil 13/TT, Polres Tebingtinggi, Kejari Tebingtinggi dan personil RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) yaitu, Kedai Kopang Tanah Lapang, Kopi Dolok Thamrin, Kok Tong Thamrin, Irian Supermarket, Ramayana dan beberapa tempat lainnya, Kamis (23/9/2021).

Kepala Bidang Komunikasi Diskominfo Iswan Suhendi, selaku Kordinator menyampaikan, kegiatan ini bermaksud memastikan penerapan prokes 5M dilokasi, pendataan dan mendorong vaksinasi karyawan serta sosialisasikan penerapan 3T (testing, treatment dan tracing) bagi pelaku usaha.

“Dari kegiatan ini kita mendorong pelaku usaha untuk taati Prokes 5M, memasang himbauan Covid-19, menaati aturan PPKM serta mendorong pelaku usaha untuk menerapkan 3T dan mendorong vaksinasi bagi karyawan,” ucap Iswan.

Sebelumnya, Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejaksaan Negeri Tebingtinggi Astri Heiza Mellisa, yang ikut dalam tim sosialisasi berharap dengan diadakan sosialisasi ini dapat menekan penyebaran Covid-19 di Kota Tebingtinggi.

Dengan adanya sosialisasi ini, kita berharap cafe-cafe dan supermarket dapat meningkatkan Prokes. Terutama di tempat yang belum menyediakan fasilitas seperti tempat mencuci tangan, tidak memilihi alat pengecekan suhu badan, dan himbauan-himbauan Prokes 5M.

“Bagi pemilik atau pengelola juga diharapkan bisa memberi edukasi vaksinasi untuk karyawan agar kita bisa menekan angka penyebaran Covid-19,” jelas Kasubbag Kejari.

Dari kegiatan sosialisasi ini, Tim melakukan pemasangan himbauan Covid-19 dilokasi usaha dan membagikan majalah penanganan Covid-19. Tim juga menemukan adanya lokasi yang tidak menyediakan tempat cuci tangan atau hand sinitizer, tidak adanya tanda jarak antar pengunjung, dan masih banyak karyawan yang belum divaksin. (red)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed