Tingkatkan Layanan Pendidikan, Diskominfo Tebing Tinggi Siap Fasilitasi E-Ijazah dan Aplikasi SPMB

TEBINGTINGGI,WARTATODAY.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tebing Tinggi menyatakan kesiapannya dalam mendukung transformasi digital di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tebing Tinggi.

Kesiapan ini dibahas dalam pertemuan koordinasi teknis bersama Dinas Pendidikan (Disdik) yang berlangsung di Ruang Command Center Diskominfo, guna membahas penguatan infrastruktur jaringan dan implementasi sistem informasi terpadu, Senin (13/4/2026).

Kepala Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi, Ghazali Rahman, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam mendukung digitalisasi layanan publik, namun tetap mengedepankan tertib administrasi dan efisiensi sumber daya.

“Kami menyambut baik sinergi ini. Untuk tindak lanjut perbaikan jaringan yang terputus, kami harapkan Disdik dapat menyurati Kominfo secara resmi sebagai bentuk ketaatan administrasi kita bersama,” ujar Kadis Kominfo.

Terkait penyediaan jaringan di Museum, hal ini akan kami pelajari terlebih dahulu karena keterbatasan kapasitas bandwidth yang saat ini sedang dimaksimalkan untuk menunjang Mal Pelayanan Publik (MPP), jelas Ghazali.

Sementara terkait program E-Ijazah, Kadis Kominfo Ghazali Rahman mengatakan bahwa hal tersebut akan dikaji lebih dalam bersama tim teknis terkait.

Disisi lain, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo, Dedi Saputra, menambahkan bahwa Diskominfo akan berperan sebagai aplikator teknis, khususnya terkait keamanan data.

“Sebagai perpanjangan tangan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di daerah, secara teknis kami siap memfasilitasi kebutuhan tanda tangan elektronik E-Ijazah tersebut,” kata Dedi.

Lanjut Dedi, sementara untuk aplikasi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), source code (kode sumber) sudah kami terima. Kami menargetkan uji coba sistem maksimal dalam dua hari kerja ke depan untuk memastikan kelayakannya, jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan, Muhammad Deni Saragih, mengungkapkan bahwa dukungan dari Diskominfo sangat dibutuhkan untuk merealisasikan empat agenda prioritas, yakni E-Ijazah berbasis tanda tangan elektronik menggunakan barcode, optimalisasi aplikasi SPMB, perbaikan jaringan terputus, dan fasilitas internet di museum.

Ia menambahkan bahwa inovasi seperti E-Ijazah dan aplikasi SPMB memerlukan integrasi teknis yang kuat dan keandalan sistem agar memiliki legalitas dan keamanan yang terjamin.

“Kami sangat berharap aplikasi SPMB ini dapat menjadi alat yang presisi untuk meminimalisir kesalahan administrasi. Tujuannya agar proses penerimaan berjalan lancar dan terhindar dari kendala pendataan,” ungkap Muhammad Deni.

Melalui integrasi antara kesiapan teknis Diskominfo dan kebutuhan inovasi Disdik, diharapkan ekosistem pendidikan berbasis digital di Kota Tebing Tinggi dapat segera terwujud secara menyeluruh dan tepat sasaran. (archa)

print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *