Wali Kota Tebing Tinggi Tegaskan Komitmen Pelestarian Budaya Dorong UMKM di PRSU

TEBINGTINGGI,WARTATODAY.com – Pemerintah Kota Tebing Tinggi menampilkan pesona budaya daerah dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) dengan tema “Ragam Pesona Kota Lemang”. Kegiatan berlangsung di panggung budaya PRSU, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, bersama jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Kota Tebing Tinggi Sakti Khaddafi Nasution, Wakil Ketua DPRD Mhd. Ikhwan, Ketua TP PKK Tebing Tinggi Ny. Susmira Iman Irdian Saragih, Sekda Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik,

Sebelum menuju panggung budaya, rombongan Wali Kota bersama Forkopimda terlebih dahulu mengunjungi paviliun Tebing Tinggi. Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Perdagangan, UKM, dan Koperasi menampilkan beragam produk UMKM, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga komoditas unggulan daerah. Kehadiran rombongan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM lokal agar semakin dikenal dan diminati pengunjung.

Dalam sambutannya Wali Kota menegaskan, bahwa partisipasi Tebing Tinggi di PRSU bukan sekadar ajang hiburan, melainkan sarana strategis untuk memperkenalkan potensi daerah.

“Produk UMKM Tebing Tinggi adalah kebanggaan kita bersama. Melalui PRSU, kita ingin menunjukkan bahwa produk lokal memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar lebih luas,” ujarnya.

Usai meninjau paviliun, Wali Kota bersama jajaran menuju panggung budaya untuk menyaksikan penampilan seni khas Tebing Tinggi. Pagelaran ini menampilkan ragam seni tradisi yang mencerminkan keberagaman suku, agama, adat istiadat, serta kreativitas masyarakat.

Dalam pidato resminya, Wali Kota menyampaikan pesan mendalam tentang makna keberagaman. “Keberagaman bukanlah pemisah, melainkan kekuatan yang membentuk identitas masyarakat yang harmonis, toleran, dan saling menghargai,” katanya. Ia juga menekankan bahwa seni dan budaya bukan hanya warisan yang harus dijaga, tetapi juga aset yang mampu mendorong kemajuan daerah.

Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pelestarian budaya sekaligus mendorong inovasi. Menurutnya, “Budaya harus menjadi kebanggaan sekaligus identitas yang memperkuat persatuan serta memperkenalkan Tebing Tinggi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.”

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan panggung budaya.

“Atas nama Pemerintah Kota Tebing Tinggi, saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, seniman, budayawan, pelaku UMKM, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini. Tanpa kebersamaan dan dukungan semua pihak, kegiatan ini tidak akan berlangsung dengan meriah dan sukses,” ungkapnya.

Wali Kota berharap keikutsertaan Tebing Tinggi dalam PRSU tahun ini mampu mempererat hubungan antardaerah, meningkatkan promosi potensi unggulan, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat. Ia menutup sambutannya dengan doa agar seluruh rangkaian acara berlangsung sukses dan meninggalkan kesan positif bagi pengunjung.

“Semoga acara ini meriah, sukses, dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh pengunjung. Mari kita jadikan budaya sebagai kekuatan untuk membangun masa depan Tebing Tinggi yang lebih maju,” pungkasnya.

Pada pagelaran budaya Tebing Tinggi yang dirancang Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ditampilkan beragam tarian budaya dan kreasi dari Sanggar Tari Cendana, Sanggar Sanrila Entertainment, Sanggar Pesona Nusantara, Sanggar Bunga Rampai, serta pementasan WSY Teater tentang hindari _panic buying_ BBM. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan musik dari Shine Band, yang menambah semarak panggung budaya Ragam Pesona Kota Lemang.

Kegiatan juga dihadiri, Kabag Ren Polres Tebing Tinggi Kompol Harison Manik, Pabung Dandim 0204/DS Mayor Inf. P.M. Simanjuntak, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Utara yang diwakili M. Liyansyah, Kepala Cabang Bank Sumut Tebing Tinggi Chairul Amin Pane, serta sejumlah pejabat OPD, camat, dan lurah. (archa)

print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *