SERGAI, WARTATODAY.com – Kecamatan Dolokmasihul Sergai (Serdang Bedagai) merupakan bagian dari Tanah Bertuah Negeri Beradat. Penduduknya ada yang bermata pencaharian diantaranya terdiri dari petani dan nelayan, salah satu diantaranya pertanian ladang Buah Naga milik seorang petani yakni H.Andi Ginting SP yang ada di Kecamatan Dolokmasihul Serdang Bedagai.
Seperti hal nya Buah Naga (pitaya) adalah buah tropis kaya nutrisi, serat, dan antioksidan (vitamin C, betasianin) yang berasal dari kaktus Hylocereus. Bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, meningkatkan imun, menurunkan kolesterol, dan menjaga kesehatan jantung. Umumnya memiliki daging warna merah, dengan rasa manis ringan.
Buah Naga hasil dari ladang tanaman Buah Naga milik petani H.Andi Ginting di Kecamatan Dolokmasihul ini, tidak kalah lezat cita rasanya bila dibandingkan dengan Buah Naga hasil tanaman pertanian yang ada di beberapa Kecamatan di Serdang Bedagai.
Beberapa warga masyarakat terdiri dari kaum perempuan konsumen yang merupakan warga masyarakat Dolokmasihul Sergai saat membeli buah naga yang dijual H.Andi Ginting diantara nya ibu Ginem, Ibu Lia dan ibu Dewi saat disapa wartawan, Kamis (14/5) di Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Dolokmasihul Sergai, mengatakan Buah Naga hasil Pertanian H.Andi Ginting ini memiliki keistimewaan tersendiri rasanya lebih manis dan ukuran nya besar dengan berat meliputi 800 gram/buah dibanding buah yang mereka beli di wilayah kecamatan lain di Serdang Bedagai. Ungkap nya.
Petani tanaman buah tropis kaya nutrisi H.Andi Ginting SP warga Kecamatan Dolokmasihul mengatakan, menanam buah naga itu sengaja memilih batang pohon kabu atau pohon kapuk (randu) sebagai lonjoran nya, tidak gunakan tiang kayu broti atau tiang beton.
Menggunakan tiang lonjoran dari tanaman pohon kabu atau disebut juga pohon kapuk bisa bermanfaat ganda, daun nya bisa dijadikan makanan ternak diantara nya kambing atau sapi. Batang pohon kabu itu jika ditanam diatas tanah mudah tumbuh seperti menanam batang ubi, sedangkan kotoran ternak bisa dijadikan pupuk, jika menggunakan tiang kayu broti mudah lapuk kita harus segera mengganti nya, jelas Andi.
Menurut Andi Ginting jika panen buah naga banyak permintaan datang dari konsumen nya diantaranya dari Kota Medan memesan untuk membelinya karena buah naga hasil petani Dolokmasihul itu rasanya manis dalam waktu satu hari rata rata terjual meliputi sebanyak 15 sampai 20 Kg.ucap nya.
Sementara itu warga pembeli buah naga hasil tanaman petani Kecamatan Dolokmasihul Serdang bedagai mengaku bernama Ibu Imah dan Novita Siregar serta Fauzi, Sultan Lubis dan lai nya, kepada wartawan mengaku buah naga dari hasil pertanian di Kecamatan Dolokmasihul yang mereka beli itu sudah di bawa untuk dijadikan sebagai oleh oleh buat keluarga mereka masing masing ada yang datang dari Arab Saudi, Malaysia, Laos.sebut nya.(r-3)
