Wali Kota Tebing Tinggi Komit Perjuangkan Gedung Sekolah Rakyat Menengah Atas

RAGAM, Tebing Tinggi169 Dibaca

TEBINGTINGGI,WARTATODAY.com – Wali Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota (Pemko) untuk menghadirkan fasilitas gedung permanen bagi Sekolah Rakyat Menengah Atas 3 Tebing Tinggi.

Langkah strategis ini diambil guna mendukung keberlanjutan dan kesetaraan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu (kategori desil 1) di wilayah Kota Tebing Tinggi.

“Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mendukung keberlangsungan sekolah ini. Kami akan bekerja keras agar gedung permanen dapat segera terwujud di Tebing Tinggi. Kami juga akan terus berupaya menjalin komunikasi dengan Kementerian Sosial dan pihak terkait,” ujar Wali Kota saat menerima audiensi pengurus Sekolah Rakyat Menengah Atas 3 Tebing Tinggi di Kantor Wali Kota, Kamis (25/6/2026).

Wali Kota juga memberikan apresiasi atas dedikasi luar biasa dari seluruh jajaran tenaga pengajar serta semangat juang para siswa. Bagi Wali Kota, prestasi yang lahir di tengah keterbatasan menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk memperjuangkan fasilitas yang lebih layak dan permanen.

Sebelumnya dalam audiensi tersebut, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 3 Tebing Tinggi, Khairul Anwar Lubis, memaparkan laporan perkembangan sekolah selama satu tahun terakhir. Ia mengungkapkan bahwa meski sarana dan prasarana masih sangat terbatas, anak-anak didik mereka tetap mampu menorehkan berbagai prestasi gemilang, baik di tingkat kota maupun nasional.

“Anak-anak kami dari desil 1 terbukti memiliki bakat dan kemampuan yang tidak kalah dengan siswa lainnya. Selama setahun ini, mereka berhasil meraih dua penghargaan nasional untuk program pengelolaan sampah, menjadi anggota Paskibra Tebing Tinggi, hingga aktif mengikuti ajang O2SN dan OSN,” ujar Kepala Sekolah Rakyat, Khairul Anwar.

Namun, ia tidak menampik bahwa tantangan terbesar yang dihadapi sekolah saat ini adalah pemenuhan regulasi syarat minimal lahan seluas 5 hektare di wilayah tingkat kabupaten/kota. Saat ini, lahan yang tersedia di Tebing Tinggi baru mencapai 2,3 hektare dan berstatus milik Universitas Islam Negeri (UIN), yang dulunya merupakan aset Pemko.

Akibat kendala pemenuhan lahan tersebut, aktivitas belajar mengajar untuk siswa baru pada tahun ajaran ini terpaksa akan ditumpangkan sementara di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. Kendati demikian, Kementerian Sosial (Kemensos) telah memberikan jaminan kuota beasiswa untuk dua rombongan belajar (rombel) dengan total kapasitas 60 siswa.

Terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kota Tebing Tinggi, Tigahara Hasibuan, menjelaskan bahwa seluruh tahapan penjaringan telah berjalan secara transparan menggunakan Aplikasi Setara milik kementerian.

“Data calon siswa saat ini sedang dilengkapi. Selanjutnya, kami akan menggelar rapat pleno bersama Badan Pusat Statistik (BPS) serta pendamping dari Kementerian Sosial untuk menetapkan 60 calon siswa yang berhak menerima manfaat ini. Targetnya, Surat Keputusan (SK) penetapan sudah dapat ditandatangani oleh Pak Wali Kota pada akhir Juni ini,” ungkap Plt. Kadis Sosial, Tigahara Hasibuan. (archa)

print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *