oleh

Desi Kabur, Keluarga Takut Ikut Jaringan Radikal

-PERISTIWA, Serdang Bedagai-Dibaca : 668 Kali
Desi kabur dari rumah.(AR.Manik/WartaToday)

TANJUNG BERINGIN I WARTATODAY.COM – Desi Rahmadani alias Desi (18) warga Dusun II, Desa Nagur, Kec Tanjung Beringin,Sergai,kembali mengulangi perbuatannya,yakni kabur dari rumah.Sebelumnya 2016 lalu,ia juga pernah kabur dari rumah,ucap Agam (43),orang tua Desi kepada wartawan didampingi istrinya Marlina (35),Jumat (18/5) dikediamannya.Kaburnya Desi membuat kedua orang tuanya khawatir,kalau anaknya ikut jaringan radikal.

Desi  berangkat dari rumahnya  Rabu (16/5) sekira pukul 12:00 WIB.Saat itu Desi permisi kepada kedua orang tuanya dengan alasan hendak ke rumah sahabatnya di Sei Rampah.Hingga kini Desi tidak kunjung kembali, kedua orang tua Desi kwatir anaknya kembali ke Ciamis dan ikut bergabung ke kelompok jaringan radikal,tutur Agam.

“dua tahun lalu anak saya dua bulan tidak pulang.Berbagai cara saya lakukan agar anak saya bisa kembali.ujar Agam.Ternyata anak saya kembali seorang diri dengan menggunakan pesawat,ketika saya introgasi benar anak saya selama itu berada di Ciamis.Saat itu ia tidak mau buka mulut dimana lokasi tempatnya tinggal.Bahkan ketika ini pergi lagi,anak saya sempat mencium tangan saya dan suami saya,ucap Marlina istri Agam menimpali.

Sebelum anaknya berangkat Marlina sempat heran dengan ulah anaknya itu sangat serius melihat pemberitaan terkait teror bom  oleh teroris.Dia terus mengikuti perkembangan pemberitaan itu melalui androidnya,ujar Marlina yang mengaku khawatir kepergian anaknya berkaitan dengan aksi teroris.Masih menurut Marlina, sebelum berangkat anaknya sempat menulis namanya di meja makan serta di pohon depan rumahnya.

” Aku ingin anakku kembali,aku sayang kali sama anakku aku tidak ingin anakku terlibat di jaringan yang jahat,memang anakku Desi suka mengikuti pengajian tentang agama” ucapnya.

Marlina mengatakan,sudah mencari Desi kerumah sahabat anaknya, namun tidak membuahkan hasil. Bahkan sahabat anakknya  itu sudah lama tidak berada di Sei Rampah hingga hal ini menguatkan  Marlina anaknya kembali ke Ciamis “ Selama ini anakku permisi mau ke  Sei Rampah kerumah kawannya ternyata bohong kawannya itu sudah lama tidak tinggal di Sei Rampah” ucapnya lagi.

Agam dan Marlina mengaku sudah melaporkan kehilangan anaknya ke Polsek Tanjung Beringin bahkan sudah memeriksa data pribadi Desi, berharap anaknya segera bisa terdeteksi.“ Aku berdoa anakku cepat pulang dan tidak terlibat tindakan kejahatan,ujar Marlinaberharap kepada warga yang melihat anakku dapat memberikan informasi kepada pihak kepolisian” ucapnya lagi.

Sementara Kapolsek Tanjung Beringin AKP.Arifuddin ketika dikonfirmasi WartaToday,Jumat (18/5) pukul 20.55 WIB lewat handpone meminta media bersabar.”Sabar ya bang,nanti kita kabari”ujar Kapolsek singkat. (ARM)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed