oleh

Perjuangan Warga Asal DT Buho Demi Bertahan Hidup

-RAGAM, Serdang Bedagai-Dibaca : 468 Kali

BINTANG BAYU, WARTATODAY.COM – Meski dalam kondisi jauh dari kata layak tidak menyurutkan semangat hidup Bungaran Situmorang (49) dan istrinya Epelina Pasaribu (43) warga Dusun II Desa Damak Tolong Buho,Kecamatan Bintang Bayu-Sergai.Meski tidak memiliki lahan sendiri kedua pasutri yang dikaruniai dua anak ini tetap berprofesi sebagai petani pekebun milik warga setempat dan diluar desa.

Setiap pagi sekitar pukul 7.30 WIB keduanya berangkat menuju ladang dengan berjalan kaki sejauh 6 km dengan waktu tempuh lebih kurang satu jam.Wartawan WartaToday,Selasa (25/9) yang langsung turun ke rumah warga Damak Tolong Buho guna melihat kondisi keseharian warga tersebut.Sebelum berangkat Epelina menyiapkan bekal berisi makanan seadanya.

Setelah bekal disiapkan keduanya berangkat ke ladang dengan berjalan kaki.”biasa kami jalan kaki,lebih kurang satu jam perjalanan”ujar Epelina dengan logat batak nya.Mendengar apa yang disampaikan boru Pasaribu bersama Kepala Dusun IV Sudirman Manullang kami pun membonceng suami istri tersebut guna menghemat waktu.

Baru berjalan beberapa saat pemandangan luar biasa pun terlihat didepan mata.Jalan berlubang, sempit, berlumpur,dan berliku-liku.Disamping itu jalannya juga banyak tanjakan curam yang bisa membahayakan pengendara sepeda motor.”Jalan ini hanya bisa dilalui sepeda motor terlebih para pekerja yang memanen hasil petani sawit”ujar Bungaran ditengah perjalanan.

Sekitar 25 menit dengan sepeda motor kami pun sampai di lokasi perlandangan Bungaran.Lahan milik warga tersebut ditanami bermacam-macam seperti padi darat, cabai, dan jagung.

Bungaran didampingi istri mengatakan,landang yang mereka tanam adalah milik warga.Lahan ini semak awalnya,dan jika pemilik berencana menanami nya dengan sawit disitulah Bungaran meminta lahan tersebut mereka tanami dengan sarat mereka yang membersihkan dan merawat sawit.”Kami yang mengolah lahan hingga siap tanam”ujar Bungaran.(ARM)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed