oleh

Bupati Simalungun Pimpin Rapat Rancangan Akhir RKPD tahun 2023

-POLITIK, Simalungun-Dibaca : 17 Kali

SIMALUNGUN, WARTATODAY.COM – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menyampaikan setiap perencanaan harus ada eksekusi bukan sekedar di tulis tapi tidak di laksanakan, dan harus ada evaluasi di setiap pekerjaan serta harus ada kolaborasi antar OPD agar ada sinkronisasi dalam pekerjaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Simalungun saat memimpin rapat Kerja Rancangan Akhir Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Simalungun Tahun 2023 dan Pembahasan terkait RKPD Kabupaten Simalungun Tahun 2023 di rumah dinas wakil Bupati Simalungun, Jln Suri-suri Pematang Simalungun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Sumut, Rabu (18/5/ 2022)

Bupati meminta dalam melakukan perencanaan harus di perhatian mana yang menjadi pokok personal di wilayah masing-masing. “Seperti di bidang Pertanian, Pendidikan dan Tenaga Kerja, dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia,” kata Bupati

“Kita tau bahwa kondisi pendidikan kita saat ini sudah di katakan sangat buruk, bisa di katakan masuk di stadium tiga.
Ini harus menjadi perhatian kita bersama, bagaimana kinerja kepala sekolah itu benar-benar menjadi kepala sekolah yang bisa memberikan motivasi bagi para guru untuk lebih meningkat tugasnya dalam memberikan pendidikan yang terbaik baik bagi anak-anak kita,” imbuh Bupati.

Selanjutnya, Bupati mengatakan, di bidang pertanian, bagaimana menyiapkan kebutuhan para petani, agar mereka mendapat jaminan soal harga dan kemudahan mendapatkan pupuk subsidi.

“Kita harus upayakan berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait dalam upaya mendapatkan pupuk subsidi dan non subsidi dalam bentuk bantuan dari Dinas Sosial yang bisa di alihkan dalam bentuk bantuan pertanian,”kata Bupati.

Kemudian, dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Simalunhun sudah menandatangani MoU yakni Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Kabupaten Simalungun Dengan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia tentang Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Di Kabupaten Simalungun.

“Ini juga harus menjadi perhatian kita bagaimana kita menyimpan sumber daya yang kompetensi, dalam bidang Pariwisata, teknik sipil, dan pelatihan pelatihan lainnya,” ujar Radiapoh

Sebelumnya, Kepala Bapeda Ronald Tambun memaparkan tentang arah sasaran program kegiatan dan sub kegiatan di perangkat daerah terkait indikator kinerja Makro, indikator kerja utama Kabupaten, indikator kinerja utama (IKU) Perangkat Daerah, standar pelayanan minimal, indikator kinerja kunci, Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting.

Tema pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menyangkut kolaborasi strategi pemulihan ekonomi di masa Pandemi, pembangunan kualitas sumber daya manusia berlandaskan kearifan lokal, Pemerataan Pembangunan infrastruktur berkelanjutan, peningkatan perekonomian daerah yang berdaya saing dan berdikari, dan perwujudan rakyat yang sejahtera dan berkualitas.- (rel)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed