oleh

Satu Warga Tebing Tinggi Positif Covid-19 Meninggal Dunia

-PERISTIWA, Tebing Tinggi-Dibaca : 285 Kali
Kadis Kesehatan selaku Juru bicara GTPP Covid-19 Pemko Tebing Tinggi dr Nanang Fitra Aulia. (Wartatoday/Ismail Batubara)

TEBING TINGGI, WARTATODAY.COM – Satu warga Kota Tebing Tinggi yang terkonfirmasi positif terjangkit covid-19 meninggal dunia di salah satu rumahsakit di Medan. Pasien meninggal Senin (20/7/2020) sekitar pukul 15.00 Wib setelah beberapa hari mendapat perawatan medis.

Kadis Kesehatan Kota Tebing Tinggi selaku Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pemko Tebing Tinggi dr Nanang Fitra Aulia saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal ini.

Pasien positif covid-19 warga Kota Tebing Tinggi yang meninggal berjenis kelamin pria berinisal BL (61) warga Kecamatan Tebing Tinggi Kota dan selama ini dirawat di Rumah Sakit Umum Bunda Thamrin Medan.

” Kami baru saja menerima surat keterangan resmi dari RSU Bunda Thamrin sesuai dengan surat keterangan meninggal N0.0662/SK/RSUBT/VII/2020. Saat ini mayat pasien masih di RSU Bunda Tamrin dan rencana keluarganya akan dibawa ke Tebing Tinggi untuk di kremasi (pembakaran mayat) di Yasobas Sei-Segiling Kecamatan Padang Hilir “, kata dr Nanang.

Nanang Fitra menjelaskan, acara kremasi mayat oleh petugas Yayasan Yasobas tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan yang ditetapkan dan selambat-lambatnya prosesi kremasi selesai jam 19.00 Wib malam ini juga. ” Tidak boleh mayat diinapkan, begitu mayat sampai di Tebing Tinggi langsung dilakukan prosesi dan kremasi mayat “, ujar dr Nanang.

Kadis Kesehatan Kota Tebing Tinggi selaku Juru bicara GTPP menjelaskan, hari ini kondisi Kota Tebing Tinggi jumlah total terkonfirmasi positif covid-19 ada 17 orang dengan catatan 12 orang sedang dilakukan perawatan dan 4 orang dinyatakan sembuh serta 1 orang dikabarkan meninggal dunia.

Terkait klaster baru di Tebing Tinggi dr Nanang menanggapi bahwa pihaknya sedang memantau atau mendalami klaster-klaster baru terhadap peningkatan jumlah kasus positif di Tebing Tinggi.

Kita ketahui bersama sebelumnya kita jumlah terkinfirmasi positif ada 6 orang dan kemarin terjadi pelonjakan hampir 100 persen, sehingga kita harus lebih dalam lagi mendalami tentang klaster-klaster yang ada. Kita berharap klaster tersebut tidak dari Kota Tebing Tinggi dan kita sedang melakukan penyelidikan tentang klaster tersebut. (ibb)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed