oleh

Wali Kota Sampaikan Nota Ranperda LPP APBD 2017

-POLITIK, Tebing Tinggi-Dibaca : 356 Kali

TEBINGTINGGI, WARTATODAY.COM – Wali Kota Tebingtinggi melalui Wakil Wali Kota H Oki Doni Siregar menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) laporan pertanggung Jawaban pelaksana (LPP) APBD Kota Tebingtinggi Tahun 2017.

Nota Pengantar itu disampaikan melalui sidang Paripurna DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD Yebingtinggi M Yuridho Chap, di Ruang sidang Paripurna DPRD Kota setempat, Senin (23/7/2018). Turut hadir disitu unsur FKPD, dan Pimpinan OPD Pemko Tebingtinggi.

Wakil Wali Kota Tebingtinggi menyebutkan, penyampaian Ranperda sesuai amanat UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah daerah pasal 65 ayat (d), yang berbunyi Kepala daerah mempunyai tugas menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.

“Dan tujuan utama penyampaikan laporan ini adalah untuk memenuhi prinsip transparansi terhadap akuntabilitas kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan”, ucapnya.

Disampaikan Oki, pendapatan daerah yang ditargetkan pada APBD Kota Tebingtinggi TA 2017 sebesar Rp. 728.893.893.343,94 dan realisasinya mencapai sebesar Rp. 711.630.009.618,17 atau 97,63% dari jumlah anggaran yang telah ditargetkan.

Selanjutnya sebagai gambaran kemapuan sumber dana yang dimiliki dalam APBD Kota Tebingtinggi Tahun 2017 terhadap realisasi pendapatan daerah untuk setiap kelompok dan jenis penerimaan diantaranya, pendapatan asli daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp.121.548.410.113,00, realisasinya Rp.113.222.874.687,17 atau 93,15%.

Pendapatan Transfer yang merupakan penerimaan dana perimbangan yang diperoleh dari anggaran transfer pemerintah pusat dan penerimaan pendapatan transfer dari Pemerintah Provinsi Sumut ditargetkan sebesar Rp.607.345.483.230,94, realisasinya Rp.598.407.134.931, 00 atau 98,53%.

Pada APBD Tahun 2017 jumlah anggaran belanja daerah ditargetkan sebesar Rp.724.762.857.541,00 dan realisasinya Rp.699.043.052.154,00 atau 94,11% dan tidak terealisasi sebesar 5,89%, hal itu disebabkan adanya upaya penghematan pengeluaran belanja.

Sedangkan mengenai pembiayaan daerah Tahun anggaran 2017 direncanakan sebesar Rp.13.868.964.197,06 dan terealisasi Rp.13.868.964.197,23 atau 100,00%.- (js)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed