oleh

Bupati Taput Dorong BLK-Silangkitang Produksi Berbagai APD

-EKONOMI & BISNIS-Dibaca : 30 Kali
Bupati Taput Nikson Nababan saat meninjau Balai Kerja (BLK) Silangkitang .- (Poto : ist)

TAPUT, WARTATODAY.COM – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan Balai Kerja (BLK) Silangkitang meberdayagunakan potensi yang ada dan mampu meningkatkan jumlah produksi dalam menghadapi kelangkaan berbagai alat pelindung diri (APD) saat ini.

Hal itu disampaikan Bupati saat meninjau BLK Silangkitang di Kecamatan Sipoholon pada Sabtu sore (21/03/2020). Ikut bersama Bupati dalam peninjauan itu Dandim 0210/TU Agus Rony Widodo, Kapolres Taput Horas Marasi Silaen, Sekda Taput Indra Sahat Simaremare dan beberapa pimpinan OPD Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Taput.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berupaya keras melakukan upaya mengatasi kelangkaan masker dan hand sanitizer. Kita akan meningkatkan produksi APD ini, apalagi bahan pembuatan alkohol ini adalah hasil lokal kita sendiri. Mudah-mudahan dalam waktu dekat produksi BLK Silangkitang ini dapat dibagikan kepada masyarakat luas, saya berharap masyarakat bersabar”kata Nikson.

Disebutkan, pihaknya juga mengupayakan agar produksi yang sangat dibutuhkan masyarakat sekarang ini dapat diproduksi dalam jumlah yang lebih besar. Selain itu, Pemerintah juga akan tetap melakukan Disinfektanisasi dan menempatkan hand sanitizer di area publik termasuk tempat ibadah.

“Kita juga berharap apabila ada pihak swasta yang berkenan untuk mendukung produksi BLK-Silangkitang ini sehingga kelangkaan APD ini dapat teratasi. Kita juga menyarankan Kepala Desa dan masyarakat datang ke BLK untuk belajar bagaimana cara produksinya sehingga dapat membuat masing-masing. Semua harus memberikan perhatian yang serius dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran virus corona.” tambahnya.

Kepada Sekda dan para pimpinan OPD terkait, Bupati juga memberikan beberapa instruksi seperti penyediaan dana untuk mendukung pengadaan bahan dan penambahan tenaga kerja.

“Lakukan segala cara untuk mempercepat produksi alkohol. Kegiatan kemanusiaan seperti kondisi sekarang butuh tenaga ekstra. Saya juga mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan tetap menjaga kesehatan. Kita bersatu menangkal penyebaran virus corona,” Pesannya.

Sebelumnya, Kadis Naker Taput Sofian Simanjuntak menjelaskan beberapa karya yang telah diproduksi, seperti pembuatan hand sanitizer, masker, wastafel mobile, disinfektan dan alat proses destilasi termasuk proses produksi alkohol dari bahan buah nenas.

“Kita menggunakan nenas Sipahutar sebagai bahan baku lokal, dimana Empat buah nenas akan menghasilkan satu liter alkohol yang terlebih dahulu dipermentasi selama 3 hari dan dilanjutkan dengan penyulingan dengan menggunakan alat destilasi yang kita produksi sendiri,” Jelas Sofian Simanjuntak.- (rel)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed