oleh

Raih Penghargaan Tertib Ukur, Labura Bisa Tingkatkan PAD

-Labuhanbatu Utara, RAGAM-Dibaca : 325 Kali

BANDUNG, WARTATODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) meraih penghargaan Pasar Tertib Ukur (PTU) Tahun 2018. Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) H.Kharuddin Syah SE, saat diresmikannya Unit Metereologi Legal (UML) Kabupaten Labura oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita bertempat di Hotel El Royale Jalan Merdeka No 2, Bandung, Kamis (6/12).

Kadis Perdagangan Koperasi dan UMKM Labura Syahrul Adnan Hasibuan, SE saat mendampingi Bupati Labura, H. Kharuddin Syah, SE menjelaskan, bahwa penyerahan penghargaan tersebut dirangkai denganĀ  kegiatan Penetapan dan Peresmian Pasar Tertib Ukur dan Temu Pelanggan Tahun 2018.

Terdapat 39 Kabupaten/Kota yang telah diresmikan UML dan akan beroperasi serta menyelenggarakan tera dan tera ulang sesuai dengan wilayah kerjanya.

“Di Sumatera Utara (Sumut) hanya ada dua Kabupaten yang menerima penghargaan ini yaitu Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Kabupaten Serdang Bedagai”, ujar Adnan.

Dijelaskan Kadis Perdagkop ini, usai menerima penghargaan, bupati berharap dengan adanya UML ini dapat memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. “Terutama pada bidang tera alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP), selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan PAD,” terangnya.

Hadir dalam kegiatan Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Dirjen Perdagangan Luar Negeri, serta para Bupati dan Wali Kota yang akan menerima penghargaan, Kadis Perdagangan Koperasi dan UMKM, beserta jajaran.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa kewenangan metrologi saat ini berada di daerah sehingga keberlanjutan metrologi tergantung di daerah juga. Sedangkan pemerintah pusat hanya mendorong dan memberikan apresiasi kepada daerah yang sudah memiliki UML.

Menurut Enggar, penetapan ini juga akan memberikan citra positif bagi daerah dan pasar tradisional. Pemerintah berupaya secara terus-menerus melindungi setiap konsumen agar mendapatkan kebenaran hasil pengukuran dalam transaksi perdagangan. (renz)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed