oleh

Bupati Sergai Kuliah Umum di Polbangtan Medan

-Serdang Bedagai-Dibaca : 446 Kali
Bupati Sergai Ir. H. Soekirman tengah memberikan pembekalan dan kuliah umum Masa Bimbingan Dasar Mahasiswa Baru Polbangtan Medan TA. 2018-2019 .( Foto :AR.Manik/WartaToday)

MEDAN I WARTATODAY.COM – Bupati Sergai Ir H Soekirman menjadi narasumber pembekalan dan kuliah umum masa mimbingan dasar (MBD) mahasiswa baru Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan TA. 2018-2019
di Aula Polbangtan Medan, Senin (17/9).

Mengawali kuliah umumnya yang bertema “Mempersiapkan Generasi Milenial Pertanian”  Ir. H. Soekirman mengklasifikasikan mahasiswa yang hadir berdasarkan sosiometri melalui kelompok mahasiswa yang memiliki asal orang tua, pekerjaan, jenis kelamin, cita-cita (termasuk wirausaha pertanian), asal daerah (luar Sumut), serta pengetahuan tentang Google.

Dari hasil pemetaan sosiometri tersebut, dapat disampaikan bahwa mahasiswa yang hadir secara umum adalah generasi milenial, yang bayangan difikirannya berbeda dengan orang-orang zaman dulu, kata Bupati.

Lebih lanjut  Soekirman mengemukakan bahwa menurut teori komunikasi melahirkan 3 (tiga) huruf yaitu PSK yang merupakan singkatan dari Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan. Dengan berkomunikasi maka pengetahuan dan pengalaman akan dapat bertambah.

Setiap tempat adalah sekolah, setiap orang adalah guru, maka setiap kita ingin berinteraksi, akan ada pengetahuan yang didapat dari hal tersebut. Kemudian Sikap, adalah hal yang akan dibangun setelah melihat, serta keterampilan adalah hal yang harus ditambah dan dilatih sebagai tindakan atas sikap tersebut, tukasnya.

Terkait dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 2015-2030 yaitu kesepakatan internasional oleh negara-negara di dunia untuk mencapai target hingga sampai 2030, hal ini yang sangat penting dan harus diketahui oleh generasi milenial. Dari 17 pencapaian SDGs tersebut diantaranya harus mengetahui dan memahami angka kemiskinan rendah, tidak ada kelaparan, semua orang sehat, kualitas pendidikan baik, kesetaraan gender, kualitas air bersih, energi yang bersih, pertumbuhan ekonomi, inovasi pembangunan infrastruktur, keadilan kesenjangan sosial ekonomi, serta pengembangan kemitraan.

“Masih ada 12 tahun lagi ke depan untuk mewujudkan pencapaian tersebut di Indonesia.Namun yang menjadi perhatian bagi mahasiswa pertanian adalah pada poin terwujudnya tidak ada lagi kelaparan, karena sektor pertanian adalah lumbung pangan, selain konsep agribisnis, pengembangan ekonomi kreatif, serta konsep pengelolaan lingkungan yang baik.”

Bupati Soekirman mengingatkan sebagai generasi milenial agar menyiapkan diri menjadi sosok re-generasi pertanian yang merupakan solusi baik tenaga kerja dan fikiran sehingga pembangunan pertanian tidak terhenti dan krisis pangan tidak kita alami.

“Kita harus persiapkan semua, mulai dari diri kita sendiri hingga seluruh bangsa Indonesia ini, agar tidak ditinggalkan negara lain pada 2030 nanti.”

Perkembangan teknologi semakin pesat, aplikasi sudah menjadi bagian hidup manusia zaman sekarang hal tersebut mau tidak mau harus kita hadapi dan sikapi dengan bijaksana. menyikapi hal ini  kami sebagai pemerintah daerah melihat perlu adanya ideologi pertanian, artinyakenapa harus membeli? bila kita bisa menciptakan. Hal ini yang hendaknya kita kembangkan dan mendapat perhatian serius dari semua pihak. ideologi harus dibangun guna menguasai teknologi, ungkapnya.

Terdapat 5K langkah yang harus diambil lanjut Bupati dalam membangun sikap kreatif mewujudkan ideologi pertanian tersebut yaitu,Kesadaran,Kelembagaan,Kebutuhan terpenuhi,Keterlibatan/partisipasi dan Kemitraan (networking).

“ Semoga kuliah umum ini menjadi bekal positif dan pemacu semangat bagi seluruh civivitas akademika Polbangtan ini untuk dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemaslahatan umat manusia, “ pungkas Soekirman mengakhiri kuliah umumnya,tutup Soekirman.

Sementara Wakil Direktur II Polbangtan Medan Nurlina Harahap, SP, M.Si,menyampaikan rasa hormatnya kepada Bupati Sergai Ir. H. Soekirman atas berkenan hadir pada hari ini. Pada kegiatan hari ini selain mahasiswa baru TA 2018-2019, juga dihadiri mahasiswa tingkat 2 dan 4.

Dikatakan Nurlina bahwa kuliah umum hari ini terasa sangat istimewa karena berkesempatan menghadirkan pembicara yaitu Ir. H. Soekirman, Bupati Kabupaten Sergai yang saat ini juga menjabat Ketua DWP Perhiptani Provinsi Sumut.

Mahasiswa baru yang diterima di Polbangtan Medan tahun ini sebanyak 205 orang, sehingga total sekarang 642 orang mahasiswa yang berasal dari seluruh penjuru nusantara.

“ Kami ucapan terimakasih juga atas nama Akademika dengan dukungan dan bantuan dari Pemkab Sergai baik dalam pembelajaran, magang dan lainnya sehingga mahasiswa kami dapat lebih maju dan unggul.”ujar Nurlina

Kepada para mahasiswa, manfaatkan waktu kalian pada pembekalan ini untuk bertanya sebanyak mungkin kepada Bupati Soekirman selaku narasumber pada hari ini, sebab selain praktisi pertanian juga sarat akan pengalaman dibidang pertanian, budaya, dan bahkan politik. Semoga kuliah umum dan pembekalan mahasiswa Polbangtan ini dapat menambah manfaat dan kesiapan generasi mendatang menghadapi era teknologi saat ini, ungkap Nurlina Harahap menutup sambutannya.(ARM)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed