oleh

3 Rumah Terbakar Di Tebingtinggi, Seorang Kakek Tua Menderita Luka Bakar

-PERISTIWA, Tebing Tinggi-Dibaca : 2.243 Kali
Kepala Kelurahan Tualang Kharuddin meninjau rumah warga yang tinggal puing-puing akibat dilalap sijago merah.- (Photo : David Simanjuntak)

TEBINGTINGGI, WARTATODAY.COM – Tiga unit rumah semi pernamen yang terletak di kampung Planet, jalan Pulau Buruh Lingk V, Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi terbakar, Senin (12/3/2028) malam sekitar pukul 21.30 Wib.

Akibat peristiwa itu, seorang kakek tua dan menderita kebutaan bernama M.Yatin alias Wak Atin (71) mengalami luka bakar dan nyaris tewas terpanggang api, beruntung warga dan petugas cepat menyelamatkannya dan langsung membawa korban ke RSU Bhayangkara Tebingtinggi untuk mendapat perawatan medis.

Kepala Kelurahan Tualang Kharuddin membenarkan adanya tiga rumah warganya yang terbakar. “Penyebab kebakaran diduga berasal dari lampu teplok yang di pasang korban wak Atin saat berada dirumah” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian, Selasa (13/3/2018).

Saat itu korban M Yatin tinggal di rumah kontrakan itu bersama istrinya Asiah (64) dan cucunya Fakhri (5)1 sedang  memasang lampu teplok didalam kamarnya. Karena korban tidak dapat melihat, diduga tangan korban menyenggol lampu teplok dirumah itu hingga lampu jatuh dan membakar kasur yang berada di dekat korban.

“Akibatnya api dari lampu teplok itu langsung membakar kasur dan rumah korban yang dindingnya terbuat dari tepas. Tidak hanya rumah korban, api juga merambat ke dua rumah tetangganya yang dihuni oleh Herdianto (34) dan Miswan (50). Karena kedua rumah itu bersebelahan dinding dengan rumah korban” terangnya.

“Melihat adanya kebekaran, warga sekitar langsung mencoba memadamkan api sembari menghubungi pihak Kepolisian dan Pemadam Kebakaran dan beruntung Wak Atin yang mengalami Tuna Netra itu berhasil dikeluarkan dari rumahnya, namun korban sempat terkena api dan mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya, selanjutnya langsung dibawa ke RS Bhayangkara Tebingtinggi untuk mendapat perawatan” sambung Kharuddin.

Korban Wak Atin yang memgalami luka bakar masih mrnjalani perawatan di Rumah Sakit.- (Photo : David Simanjuntak)

Karena Rumah Wak Atin dan Herdianto terbuat dari tepas, ditambah lagi kondisi Gg menuju rumah itu sempit sehingga tidak bisa dilintasi mobil pemadam, membuat api langsung melalap rumah yang wak Min dan Herdianto hingga rata dengan tanah, sementara rumah Miswan masih bisa diselematkan dan hanya membakar dinding kamar serta asber rumah.

Terpisah, Kapolsek Padang Hulu AKP Kusnadi yang dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa kebakaran itu. “Akibat kebakaran itu satu orang warga atas nama M Yatin kini masih dirawat secara itensif di rumah sakit Bhanyangkara karena mengalami luka bakar” ujar Kapolsek di kantornya, Selasa (13/3/2018) pagi.- (Vid)

Baca Juga : 3 Bulan Buron, 2 Pelaku Jambret Diringkus Polsek Rambutan

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed