oleh

Bermuhasabah Malam Tahun Baru, DMI gelar “Tebingtinggi Berzikir”

-KHAZANAH, Tebing Tinggi-Dibaca : 415 Kali

TEBINGTINGI, WARTATODAY.COM – Dewan Mesjid Indonesia (DMI) kota Tebingtinggi menggelar kegiatan “Tebingtinggi berzikir” dalam rangka pergantian tahun atau menyambut Tahun Baru 2018, di Masjid Agung kota Tebingtinggi, Minggu (31/12/2017).

Acara yang turut dihadiri Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan itu, menghadirlan penceramah Ustadz H Alatif Kham dari Kota Medan.

Wali Kota, Umar Zunaidi Hasibuan dalam sambutannya menyampaikan, makna muhasabah dalam Islam mengandung arti yang begitu mendalam bila kita mengetahui hakikat muhasabah itu sendiri.

“Muhasabah identik dengan intropeksi diri atas apa yang telah kita lakukan dan apa yang harus kita perbaiki demi masa depan yang lebih baik” ucapnya.

“Tahun 2017 telah dilalui dan kini memasuki 2018, mari kita intropeksi diri apa yang dilakukan selama ini, jika masih kurang baik, mari diperbaiki ditahun berikutnya, terutama meningkatkan ibadah terhadap Allah Swt, demikian juga pengabdian terhadap nusa dan bangsa, khususnya Kota Tebingtinggi” sebutnya lagi.

Sedangkan Ustadz H Latif Khan dalam tausyiahnya antara lain menyampaikan dalam memasuki tahun 2018 ini, sudah selayaknya mengambil hikmah dari apa yang terjadi pada tahun sebelumnya terutama buat diri sediri terlebih dahulu, untuk diperbaiki di tahun yang baru ini.

Menurutnya, saat ini ada suatu fenomena yang terjadi dimana rasa ukhuwah islamiyah semakin rendah, untuk saling membantu dan memperhatikan kian hilang, kelemahan demi kelemahan terjadi disebabkan hilangnya ukhuwah tersebut.

“Alhamdulillah di Tebingtinggi ukhuwah itu masih dapat terjaga dengan baik, dan salah satu buktinya, mesjid agung ini kian lama kian bertambah ramai jemaahnya, apalagi nanti setelah dibukanya islamic centrenya, saya yakin mesjid ini akan semakain padat” ucap dia.

Latif Khan juga mengingatlah bahwa Rahmat Allah Swt tidak akan turun terhadap umatnya jika Masjidnya tidak makmur didaerah tersebut, karena masjid adalah rumah Tuhan, dan kewajiban bersama untuk memakmurkanya.

“Jika ingin membangun Tebingtinggi tingkatkanlah ukhuwah bersama-sama Wali Kota sebagai orang tua di Tebingtinggi, lakukan kerja yang sinergi antara Pemerintah dengan ulama” pesannya.- (js)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed