oleh

Danrem 022/Pantai Timur Tinjau Penanganan Covid-19 di Tebingtinggi

-Tebing Tinggi-Dibaca : 37 Kali

TEBINGTINGGI, WARTATODAY.COM – Komandan Korem (Danrem) 002/Pantai Timur Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung melakukan kunjungan kerja ke kota Tebingtingi. Selasa (24/8/2021). Kunjungan itu dalam rangka melihat langsung daerah daerah yang diperlakukan PPKM di wilayah Korem 022/PT.

Kedatangan Danrem yang didampingi Dandim 0204/DS Letkol Kav. Jackie Yudhantara, Kasdim Mayor Inf. Toto Triyanto, Danramil 13/TT itu, diterima Wali Kota Tebingringgi Umar Zunaidi Hasibuan bersama Sekdakot Muhammad Dimiyathi, Aula balai kota, jalan sutomo, kota setempat.

Setelah meninjau dan melihat expose yang disampaikan, Kolonel Parlindungan menyampaikan pujian atas kegiatan siaran keliling yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Tebingtinggi dan bisa berjumpa berkaitan dengan bagaimana bisa menjembatani daerah tanggungjawabnya khususnya mengenai pemberlakuan PPKM semua level yang sudah ada dasarnya.

“Apa yang saya lihat di Kota Tebingtinggi sudah sangat baik, konsistensi dukungan dengan dinamika yang baru. Kendala adalah isolasi terpadu (isoter) tidak ada yang mau. Yakinkan masyarakat, isoter solusi paling efektif mengurangi penyebaran Covid-19. Saya juga sangat senang dengan kegiatan Siaran Keliling (Sirkel), sangat bagus, yang penting pro aktif,” kata Hutagalung.

Danrem berharap, dengan penanganan bersama, kiranya Kota Tebingtinggi bisa turun ke level 2 dengan tetap semangat jaga kesehatan dan jangan lengah.

“Terimakasih atas ekspose-nya saya berdoa supaya harapan kita bersama bisa turun level ke level 2. Dengan penanganan bersama, saya yakin ini bisa tercapai. Tidak ada kebanggaan saya selain bisa menurunkan level di daerah-daerah. Mari kita tetap semangat jaga kesehatan dan jangan lengah,” tutup Danrem

Sebelumnya Wali Kota Tebingtinggi menyampaikan beberapa hal terkait penanganan Covid-19 di Kota Tebingtinggi, diantaranya : kebutuhan vaksin, obat, koordinasi, dan insentif tenaga kesehatan yang belum sepenuhnya dibayarkan.

“Ada beberapa hal disampaikan. Pertama, kami sangat membutuhkan bantuan vaksin. Tren masyarakat meminta vaksin sangat meningkat. Kedua, obat terhadap Covid-19 sangat langka. Ketiga, mohon koordinasi tentang penanganan Covid-19 terutama orang meninggal dunia sehingga bisa koordinasi. Keempat, tentang insentif tenaga kesehatan. Kami belum bisa membayar semua karena pemerintah pusat belum validasi,” papar Umar Zunaidi.

“Kami sampaikan kepada Bapak, Sirkel dilakukan berdasar hasil pengamatan peningkatan Covid-19 di daerah itu, menjadi fokus pembinaan untuk patuh prokes. Kita punya layanan call center 112 dan layanan untuk Bansos. Kita selalu menerima masukan dari masyarakat,” sambung Wali Kota.

Turut hadir dalam pertemuan itu Danyon B Sat Brimobdasu Kompol Hendra Budianto, Kabag Ops Polres Tebingtinggi Kompol Burju Siahaan, Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian dan sejumlah kepala OPD di jajaran Pemko Tebingtinggi.-(js)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed