oleh

Jadikan Hari Lahir Pancasila Sebagai Momen Menjaga Persatuan

-Medan, RAGAM, SUMUT-Dibaca : 439 Kali

MEDAN, WARTATODAY.COM – Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi MSi mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Sumatera Utara (Sumut) untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momen untuk menjaga persatuan dan menghindari perpecahan.

“Mari kita jaga Pancasila ini, jangan mau kita di adu domba. Apalagi, hari ini adalah era IT, media sosial dan lain sebagainya, yang mungkin ada berita-berita yang memperkeruh suasana yang dapat membuat kita terpecah-pecah,” ucap Tengku Erry usai memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Jumat (1/6/208) di Lapangan Benteng Medan.

Gubsu mengatakan, bahwa Hari Lahir Pancasila ini merupakan kebahagiaan bagi  seluruh bangsa Indonesia, khususnya di Sumut. Karena, di daerah ini, di negeri berbilang kaum, seluruh masyarakat bisa dipersatukan dengan Pancasila, sehingga hidup dalam suasana yang masih kondusif.

“Dengan perbedaan itu kita bisa bersatu, berangkulan tangan di tengah perbedaan. Seperti pelangi menjadi indah karena berbeda warna,” sebut Erry, seraya menambahkan dengan perbedaan itu diharapkan semua pihak berlomba-lomba untuk berpacu saling memajukan bangsa Indonesia dan Sumut khususnya.

Hal senada juga disampaikan Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw. Dia mengingatkan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila ini dapat menghindarkan masyarakat dari saling permusuhan satu dengan yang lain, antara anak bangsa. “Kalau mau melawan, lawanlah musuh yang di luar sana. Bukan melawan sesama warga bangsa ini,” ujarnya.

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo pada kesempatan itu mengatakan bahwa Hari Lahir Pancasila itu perlu disosialisasikan, dihidupkan kembali dan dipelihara. Dan yang paling penting  dari itu, bagaimana Pancasila itu bisa diimplementasikan dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa.

“Bagaimana Pancasila ini bisa diimplementasikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga jenjang pendidikan tertinggi, agar nilai-nilai kepribadian bangsa itu tidak hilang,” sebutnya.- (rel/hms)

print

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed